1 juni 2008...adalah sebuah momen yang dijadikan oleh HTI untuk berkali-kali mengingatkan pemerintah, ttg kebijakannya menaikkan BBM yang ke-3 kalinya (selama sby-jk berkuasa)
Aksi ini dilakukan serentak selain di jakarta juga dilakukan di 23 kota lain di indonesia (mungkin bisa masuk muri kali yach..

tapi itu ga pentingggg!!!!)
Seperti aksi-aksi sebelumnya, yang sering diadakan oleh HTI,airmata ini bisa ngucur dengan sendirinya


ketika melihat ar-raya dan al-liwa berkibar-kibar di angkasa...seperti kembali ke masa 'futuhat' oleh Rasulullah SAW dan para sahabatNYa, diri ini ikut ambil bagian dari peristiwa itu...(ngetik tulisan ini, tak terasa airmataku mulai berjatuhan...

)
Peristiwa perang badar yang dasyat, dalam keadaan berpuasa ramadhan, dimana keadaan tak seimbang, jumlah kaum muslimin dibanding kaum kafir quraisy (kaum muslimin sekitar 3000an:kaum kafir quraisy sekitar 10.000an) benar2 keadaan yang tak logis/rasional jika kaum muslimin saat itu menang, tetapi Allah SWT lah yang menolong kaum muslimin, sekali lagi Allah SWT yang Maha Menentukan, seperti juga keniscayaan tegaknya Khilafah ala min haj nubuwwah, yang sebentar lagi akan berdiri Allahu Akbar 3x...
oia...kami berangkat dari 30an titik di wilayah jatabek (bogor ga ikut, karena di bogor ngadain aksi sendiri di tugu kujang...), kebetulan kita (saya, suami, fathin) ikut konvoi dari titik pamulang dan sekitarnya...rombongan konvoi dari pamulang terdiri dari 2 mobil, 1 minibus, dan beberapa puluh motor...
setelah solat duhur+makan, kita berangkat ke pom bensin cimanggis, tempat dimana rombongan dari pamulang berkumpul, ternyata kita sudah ditinggal, akhirnya suami ngebut kebetulan kita make motor, untuk nyusul konvoi, Alhamdulillah kita bisa bersama rombongan konvoi di jl raya ciputat setelah pertigaan ke terminal lebak bulus....
Teriakan takbir&suara sirene...menarik perhatian orang2 yang sedang on the way di jalanan menuju istana merdeka, para awak bus metromini&kopaja mengacungkan jempol mereka menandakan mereka setuju dengan aksi kami...Dan tak terasa airmataku deras mengucur, ketika rombongan konvoi mulai masuk ke jalan metro pondok indah, sangat berbeda keadaan rakyat miskin saat ini dengan keadaan sekitar pondok indah, rumah2 mewah, ruko2 yang dipenuhi mobil2 yang kebetulan sedang makan siang, juga mobil2 mewah yang melintasi jalan itu...sempat terpikir di benak ini, apakah mereka juga 'pusing' memikirkan kenaikan BBM ini atau 'jangan2' mereka adalah orang2 yang menikmati kenaikan BBM ini...airmata tak terkendali mengucur, ketika rombongan konvoi melewati PIM&Metro PI, buanyaaaak mobil2 parkir menandakan banyak orang yang sedang 'hang out' di mall eksklusif itu, tandanya mereka punya uang untuk menikmati 'isi' mall itu...sedangkan rakyat miskin??untuk makan saja susah dengan kenaikan BBM&sembako dan BLT 100rb sungguh tak ada lagi artinya...
Akhirnya, alhamdulillah rombongan konvoi kami dari pamulang nyampe di depan istana...
Aksi berlangsung tertib&aman...karena mmg setiap aksi HTI, selalu tertib, terbukti dari sedikitnya aparat polisi yang menjaga aksi kami...
Semoga, pemerintah mendengar 'aspirasi' kami dalam aksi kemarin...
Allahu Akbar...Allahu Akbar...Allahu Akbar...